Langsung ke konten utama

Postingan

Melestarikan Sekar Rare

Sekar Rare   Bali memiliki berbagai macam seni, seperti seni musik, seni suara, seni tari, seni pahat dan seni lukis. Untuk seni suara terdapat dua jenis yaitu seni kerawitan dan seni tembang. Di Bali juga mengenal istilah Dharmagita yang merupakan nyanyian suci umat Hindu karena di Bali mayoritas beragama Hindu. Dharma Gita sebagai salah satu media kesenian yang dapat menunjang pemahaman ajaran agama khususnya agama Hindu dan sebagai media kesenian. Ada enam jenis Dharmagita salah satunya adalah sekar rare. Sekar Rare (gegendingan) tidak memakai uger-uger , menggunakan kata-kata bahasa Bali lumrah. Sekar Rare (gegendingan) biasanya dinyanyikan oleh anak-anak. Namun sekarang di dunia yang sudah modern sangat jarang ada anak-anak yang menyanyikan lagu-lagu Sekar rare. Jangankan menyanyikannya karena tahu lagunya saja tidak, mungkin ada yang tahu tetapi hanya beberapa orang saja. Sekar Rare seharusnya tetap dilestarikan dengan cara diturun-temurunkan darii generasi ke g...

Sarana Upacara Keagamaan

DAKSINA Di Bali dalam melaksanakan upacara keagamaan menggunakan bermacam-macam sarana. Salah satu sarana upacara umat Hindu adalah Daksina. Daksina mempunyai arti   yaitu sebagai alam semesta, lambang buwana agung yang menjadi stana Ida Sanghyang Widhi. Karena itu dikatakan banten Daksina adalah simbul Ida Sanghyang Widhi Wasa. Daksina juga berarti buah yadnya.  Adapun u nsur-unsur dan makna unsur daksina , yaitu: 1.       Srembeng Srembeng Daksina atau Bedogan adalah sebagai lambang dari hukum Rta ( Hukum Abadi Tuhan) . Simbol dari alam  semesta untuk  manifestasi  Hyang Widhi Wasa sebagai Hyang Ibu Pertiwi. 2.       Tapak Dara Tampak Dara adalah sebagai  lambang  keseimbangan makrokosmos dan mikrokosmos serta melambangkan swastika artinya dalam keadaan   baik 3.       Beras Beras merupakan makanan pokok melambang dari hasil bumi yang menja...